Andalaspos,Padang – Perumda Air Minum (PDAM) Kota Padang memastikan pelanggan yang terdampak kekeringan akan diberikan keringanan pembayaran tagihan untuk Februari 2026. Hal tersebut disampaikan Humas PDAM Padang, Adhie Zein, Jumat 30 Januari 2026. Pembebasan tagihan tersebut diberikan bagi 1.382 pelanggan terdampak atau sekitar 1,1 persen dari total pelanggan di Kota Padang.
“Insentif ini kami berikan kepada pelanggan yang benar-benar mengalami kekeringan air. Pelanggan dimaksud akan digratiskan tagihannya untuk periode pembayaran Februari mendatang, termasuk biaya retribusi sampah,” katanya.
Selain memberikan intensif bagi pelanggan terdampak, pendistribusian air bersih melalui mobil tangki masih berjalan. “Tapi pelayanan tetap kami berikan melalui mobil tangki, air bersih tetap didistribusikan ke tangki atau tedmon-tedmon yang sudah kami sediakan, satu sampai dua kali setiap harinya,” ujar Adhie Zein.
Lebih lanjut, kondisi intake dan pemipaan yang rusak pascabencana sudah diperbaiki dengan progres perbaikan mencapai 98 persen, sementara sekitar 2 persen ditargetkan selesai diperbaiki awal Februari mendatang. Namun, pemipaan yang masih sementara tersebut mengalami beban tekanan yang cukup besar seiring upaya penambahan sumur bor komunal di lokasi strategis Kota Padang.
“Proses pemulihan dan revitalisasi infrastruktur pendukung air bersih kerumah pelanggan juga akan dilakukan. Saat ini pemerintah kota telah mendapat persetujuan dari Kementerian PU terkait penambahan dua unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru untuk tahun anggaran 2026,” katanya.
Adhie Zein menjelaskan, salah satu SPAM baru tersebut berlokasi di dekat intake Kampung Koto Gunung Pangilun dengan dukungan anggaran pemerintah pusat mencapai Rp400 miliar. Kehadiran SPAM baru tersebut diproyeksikan akan melayani 40.730 pelanggan atau mencapai 31 persen pelanggan di Kota Padang.
“Instalasi SPAM baru akan dibangun di dekat intake Kampung Koto Gunung Pangilun di atas lahan sekitar 13.100 meter persegi. Kami berharap proyek ini bisa selesai akhir 2027,” katanya.(**)





