Andalaspos,Padang – Aparat gabungan dari Polresta Padang membubarkan aksi balap liar yang terjadi di kawasan Taman Melati, Kota Padang, pada Kamis (19/2) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 14 remaja beserta 10 sepeda motor yang digunakan untuk balapan.
Langkah tegas ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kapolresta Padang agar jajaran meningkatkan pengawasan selama bulan Ramadan. Kepolisian menilai aksi balap liar berpotensi mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapsiagaan yang digelar usai salat tarawih pada Rabu malam (18/2). Setelah itu, personel bergerak melakukan patroli rutin ke sejumlah lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar.
Operasi dipimpin Komandan Tim Khusus (Dantimsus) Alpha, Ipda Fiki Indra Gani, yang mengerahkan anggota untuk melakukan pemantauan hingga menjelang waktu sahur. Patroli dilakukan secara mobile guna mempersempit ruang gerak para pelaku.
Menjelang Subuh, tim kembali menyisir kawasan yang dicurigai menjadi titik kumpul remaja. Di lokasi tersebut, petugas mendapati sekelompok pemuda tengah melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya.
Saat hendak diamankan, beberapa pelaku berusaha melarikan diri. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan setelah anggota melakukan pengejaran singkat.
Dari hasil penertiban, sebanyak 14 orang berhasil diamankan untuk didata dan diperiksa. Selain itu, 10 unit sepeda motor turut dibawa sebagai barang bukti.
Seluruhnya kemudian digiring ke Mapolresta Padang guna menjalani proses hukum serta pembinaan sesuai aturan yang berlaku. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui peran masing-masing dalam aksi tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol M Yasin menyebut sebagian besar pelaku masih berstatus pelajar. Oleh sebab itu, orang tua mereka akan dipanggil untuk ikut bertanggung jawab dalam proses pembinaan.
Sebagai bentuk sanksi, kendaraan yang terjaring akan dikenakan tilang. Penahanan motor dilakukan hingga setelah masa Lebaran guna memberikan efek jera.
Pihak kepolisian berharap tindakan ini dapat menekan angka pelanggaran serupa selama Ramadan. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Kapolresta Padang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi keamanan kota tetap kondusif. Ia memastikan patroli dan pengawasan akan ditingkatkan demi menciptakan rasa aman bagi warga.(*)





