Rabu, 29 Jul, 2026

Fadly Amran Lepas Delegasi Safari Puisi Empat Negara, Tegaskan Budaya Fondasi Pembangunan Kota Padang

Bagikan

Andalaspos,Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari megahnya bangunan dan infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya identitas budaya yang hidup di tengah masyarakat. Pesan itu disampaikannya saat melepas secara resmi delegasi DPD SatuPena Sumatera Barat yang akan mengikuti Safari Puisi Empat Negara meliputi Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Pelepasan berlangsung di Galeri Taman Budaya Sumatera Barat, Selasa (28/7/2026), disaksikan Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Republik Indonesia Ganjar Harimansyah, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumbar Rahmat, Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, serta Ketua I DPD SatuPena Sumbar Sastri Bakry.

Dalam sambutannya, Fadly Amran menekankan bahwa pembangunan Kota Padang harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan penguatan kebudayaan sebagai warisan yang membentuk karakter masyarakat.

“Pembangunan itu bukan hanya soal infrastruktur semata. Mau pembangunan semegah apa pun, mau infrastruktur semewah apa pun, tanpa ada harmoni, tanpa ada cerita tentang peradaban dan kekerabatan kita bersama yang ditampilkan melalui tradisi, narasi, bahasa, sastra, dan budaya, tentu semuanya akan terasa hambar,” ujar Fadly Amran.

Menurutnya, sastra menjadi salah satu media penting untuk memperkenalkan jati diri daerah kepada dunia. Melalui puisi, nilai-nilai budaya, sejarah, dan peradaban bangsa dapat melintasi batas negara sekaligus mempererat hubungan antarbangsa.

Pada kesempatan tersebut, Fadly Amran juga mengajak masyarakat mendukung rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan berlangsung pada 6–10 Agustus 2026 dengan tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.”

Tema tersebut, kata Fadly, mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk memperkuat posisi sebagai kota kreatif menuju pengakuan UNESCO melalui pengembangan sektor gastronomi yang berpadu dengan seni dan budaya.

Baca Juga :  Fraksi Gerindra DPRD Sumbar Dukung Terapkan SPBE, Ade Putra: Suatu Keharusan

“Tema tersebut mencerminkan tekad kuat Pemerintah Kota Padang untuk menjadikan Padang sebagai kota kreatif UNESCO melalui pengembangan sektor gastronomi. Untuk itu, kita harus kreatif dalam sastra, kreatif dalam budaya, dan kreatif dalam mengembangkan masyarakat,” katanya.

Berbagai agenda telah disiapkan untuk memeriahkan HJK Padang, di antaranya Pawai Telong-Telong, Padang Gastronomy Market, Padang Harmoni Festival, peresmian Jembatan Hildesheim, Selaju Sampan, Padang Bajamba Festival, Gowes Siti Nurbaya, donor darah, Blue Ocean Minang (BOM) Run, Talks on Taste, Padang Fashion Summit, hingga Xploria Padang.

Sementara itu, Ketua I DPD SatuPena Sumbar Sastri Bakry menjelaskan bahwa Safari Puisi Empat Negara merupakan upaya memperluas diplomasi budaya Indonesia melalui karya sastra.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi panggung pembacaan puisi, tetapi juga wadah mempererat persahabatan, pertukaran budaya, serta memperkuat hubungan Indonesia dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand.

“Peserta yang berangkat bersama kami dalam safari puisi empat negara ini sebanyak 10 orang. Kami akan berangkat pada 29 Juli dan kembali ke Indonesia pada 4 Agustus 2026. Kami akan tampil di antaranya di Dewan Bahasa dan Pustaka Kuala Lumpur serta Woodlands Regional Library Auditorium Singapura,” ujar Sastri Bakry.

Safari Puisi Empat Negara diharapkan menjadi bukti bahwa karya sastra mampu menjadi duta budaya yang memperkenalkan kekayaan Indonesia di tingkat internasional. Dari Padang, semangat berkesenian kembali melintasi batas negara, membawa pesan persahabatan, keberagaman, dan peradaban kepada dunia.(**)