Jumat, 04 Sep, 2026

Wakil Walikota Maigus Nasir Dampingi Agung Widyantoro Tinjau Rehabilitasi Sekolah Terdampak Bencana di Padang

Bagikan

Andalaspos,Padang — Pemulihan sektor pendidikan pascabencana terus mendapat perhatian. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendampingi Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro melakukan kunjungan kerja spesifik ke sejumlah sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu.

Kunjungan tersebut berlangsung di SDN 04 Baringin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, dan SDN 32 Kuranji, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Jumat (4/9/2026).

Kehadiran Komisi X DPR RI menjadi momentum penting untuk melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan sekaligus memastikan dukungan pemerintah pusat benar-benar berdampak terhadap percepatan pemulihan sekolah.

Maigus Nasir bersama Agung Widyantoro dan rombongan terlebih dahulu meninjau kondisi SDN 04 Baringin. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke SDN 32 Kuranji.

Dalam kunjungan tersebut, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada Komisi X DPR RI serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI atas perhatian dan dukungan terhadap sekolah-sekolah di Kota Padang yang terdampak bencana.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena cukup banyak sekolah-sekolah di Kota Padang yang terdampak bencana hidrometeorologi dan membutuhkan dukungan pemerintah pusat,” ujar Maigus.

Ia berharap seluruh proses rehabilitasi dapat diselesaikan sesuai target sehingga aktivitas belajar mengajar kembali berlangsung secara optimal.

“Kami juga berharap rehabilitasi sekolah yang terdampak bencana dapat segera diselesaikan sehingga proses belajar berjalan efektif,” katanya.

Pantau Langsung Kondisi Sekolah

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI Agung Widyantoro menegaskan, kunjungan kerja tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Komisi X ingin memastikan kondisi sekolah yang terdampak bencana sekaligus melihat secara langsung proses rehabilitasi yang tengah berlangsung.

“Kami akan terus mendorong pemerintah pusat, khususnya Kemendikdasmen, untuk memberikan perhatian terhadap daerah-daerah yang terdampak bencana,” kata Agung.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan,PDAM Gencarkan Perluasan Reservoir ke Wilayah Pusat

Menurutnya, bencana tidak boleh menjadi alasan terhentinya hak anak untuk memperoleh pendidikan.

“Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena bencana. Anak-anak harus tetap mendapatkan haknya untuk belajar dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

SDN 04 Baringin Dapat Rp1,3 Miliar

Di SDN 04 Baringin, Kepala Sekolah Hessy Maibetri menjelaskan, rehabilitasi sekolah tersebut mendapatkan dukungan anggaran dari Kemendikdasmen RI sekitar Rp1,3 miliar.

Pembangunan ditargetkan rampung pada akhir September 2026.

Menurut Hessy, rehabilitasi mencakup pembangunan enam ruang kelas, dua ruang administrasi, ruang UKS, perpustakaan, tiga unit toilet, penataan lingkungan sekolah, serta pengadaan mobiler.

Penataan lingkungan menjadi bagian penting rehabilitasi karena kawasan sekolah sebelumnya terdampak genangan. Lingkungan sekolah kini ditata agar memiliki elevasi lebih tinggi sehingga lebih aman dan tidak mudah terendam banjir.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Komisi X DPR RI yang telah memberikan dukungan kepada sekolah kami sehingga rehabilitasi ini dapat dilaksanakan,” ujar Hessy.

Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar di SDN 04 Baringin sementara dialihkan ke SDN 30 Air Dingin.

SDN 32 Kuranji Dapat Rp1,7 Miliar

Perhatian serupa juga diberikan kepada SDN 32 Kuranji. Kepala Sekolah Ade Yulianto menyampaikan, rehabilitasi sekolah tersebut memperoleh anggaran dari Kemendikdasmen RI sebesar Rp1,7 miliar.

Anggaran tersebut terdiri atas 15 paket rehabilitasi dan 11 paket mobiler.

Dengan dukungan tersebut, pemulihan fasilitas pendidikan diharapkan tidak hanya mengembalikan kondisi sekolah seperti sebelum bencana, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman dan nyaman bagi peserta didik.

Kunjungan Maigus Nasir bersama Komisi X DPR RI ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan fasilitas publik, khususnya sarana pendidikan.

Baca Juga :  Asisten Pemerintahan Vidal Triza Berikan Sambutan Acara HUT Dharmawanita Kota Padang

Turut mendampingi kunjungan tersebut Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, Kepala SDN 04 Baringin Hessy Maibetri, serta Kepala SDN 32 Kuranji Ade Yulianto.

Bagi Maigus Nasir, rehabilitasi sekolah bukan sekadar memperbaiki bangunan yang rusak. Lebih jauh, percepatan pembangunan kembali fasilitas pendidikan merupakan bagian dari memastikan anak-anak Kota Padang tetap memperoleh hak belajar dalam kondisi yang aman dan nyaman, meski wilayah mereka sempat diterjang bencana.(**)