Senin, 28 Sep, 2026

Maigus Nasir Dorong Kader PKK Jadi Garda Terdepan Percepatan Penanggulangan TBC di Kota Padang

Bagikan

Andalaspos,Padang – Upaya menuntaskan tuberkulosis (TBC) di Kota Padang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mendorong kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) untuk mengambil peran aktif dalam mendukung percepatan penanggulangan TBC.

Dorongan tersebut disampaikan Maigus Nasir saat menghadiri Peringatan Hari Paru Sedunia di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Sabtu (26/9/2026).

Peringatan tahun ini mengangkat tema A Lifetime of Lung Health atau “Kesehatan Paru Sepanjang Hayat”, dengan subtema “Sinergi Aksi Tuntaskan Tuberkulosis (TBC)”.

Maigus Nasir mengatakan, TBC masih menjadi persoalan kesehatan yang membutuhkan penanganan secara bersama-sama. Berdasarkan estimasi tahun 2026, Kota Padang memiliki 4.847 kasus TBC.

Hingga 15 September 2026, sebanyak 2.705 kasus atau 55,8 persen telah ditemukan. Kasus tersebut tersebar di seluruh kecamatan di Kota Padang.

“Untuk meningkatkan penemuan kasus, pemerintah pusat saat ini melakukan skrining TBC secara aktif di masyarakat melalui kegiatan tracing TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG),” ujar Maigus.

Menurutnya, Kota Padang mendapatkan kegiatan tersebut di 242 lokus dengan waktu pelaksanaan hingga November 2026. Sampai saat ini, tracing TBC telah dilakukan pada 115 lokus dengan sasaran mencapai 11.500 orang.

Pemerintah Kota Padang, lanjut Maigus, juga terus memperkuat berbagai langkah penanggulangan TBC, di antaranya melalui pembentukan Kelurahan Siaga TBC dan penjaringan kasus dengan metode Active Case Finding (ACF).

Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan TBC tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan. Dibutuhkan keterlibatan lembaga pendidikan, organisasi sosial dan profesi, tempat kerja, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga berbagai mitra TBC.

“Kami mengajak seluruh pihak, khususnya kader PKK Kota Padang, untuk bersama petugas kesehatan berada di garda terdepan untuk mendampingi masyarakat, memberikan edukasi, serta menghilangkan rasa takut dan stigma terhadap TBC,” tegas Maigus.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD M Iqra Chissa Jemput Aspirasi Masyarakat Kampung Melayu Cupak Tangah Pauh

Ia juga menyampaikan capaian pengobatan TBC di Kota Padang. Pada 2025, keberhasilan pengobatan tercatat 90,5 persen. Sementara pasien yang putus berobat sebesar 4,3 persen, meninggal 3,8 persen, gagal pengobatan 0,1 persen, serta pasien yang tidak dapat dilacak atau dihubungi sebesar 1,3 persen.

Dian Puspita: Kader PKK Jadi Mata dan Telinga Masyarakat

Senada dengan Maigus Nasir, Ketua TP-PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran menilai kader PKK memiliki posisi strategis dalam membantu percepatan penanggulangan TBC.

Jaringan kader yang menjangkau hingga tingkat kelurahan, RW, RT, kelompok dasawisma, bahkan keluarga, menjadi kekuatan penting untuk mendeteksi persoalan kesehatan sejak dari lingkungan masyarakat.

Dian mengatakan, TBC masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan bersama. Karena itu, kader PKK dapat mengambil peran dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai gejala, pemeriksaan, pengobatan, hingga pentingnya menyelesaikan terapi.

“Kader tidak menggantikan peran dokter atau tenaga kesehatan. Namun, kader dapat menjadi mata dan telinga di tengah masyarakat untuk mengenali gejala, mendorong pemeriksaan, membantu penelusuran kontak, dan mendampingi pasien agar tidak berhenti berobat,” kata Dian.

Menurutnya, pendekatan berbasis keluarga menjadi penting karena keberhasilan penanggulangan TBC tidak hanya ditentukan oleh layanan kesehatan, tetapi juga dukungan lingkungan sekitar pasien.

Dengan pendampingan kader, masyarakat diharapkan lebih terbuka untuk memeriksakan diri dan tidak lagi memandang TBC sebagai penyakit yang harus ditakuti atau disembunyikan.

Peringatan Hari Paru Sedunia di Kota Padang juga diisi dengan talkshow dan Lomba Penyuluh TBC. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus memperkuat kapasitas kader dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua TP-PKK Kota Padang Dian Puspita Fadly Amran, Ketua II TP-PKK Kota Padang Nova Raju Minropa, Kepala Dinas P3AP2KB Bobby Firman, para camat se-Kota Padang, serta pengurus TP-PKK Kota dan kecamatan se-Kota Padang.

Baca Juga :  300 Tamu Asia Tenggara Tonton Dayung Palinggam

Momentum Hari Paru Sedunia menjadi pengingat bahwa upaya menjaga kesehatan paru bukan hanya tanggung jawab fasilitas kesehatan. Di tingkat masyarakat, keterlibatan kader, keluarga dan lingkungan menjadi bagian penting untuk menemukan kasus lebih cepat, memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, sekaligus memutus mata rantai penularan TBC.(**)