Senin, 28 Sep, 2026

Maigus Nasir Dorong LPTQ Padang Jadi Penguat Prestasi MTQ Sumbar

Bagikan

Andalaspos,Padang – Wakil Wali Kota Padang yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang, Maigus Nasir, memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pembinaan serta pengembangan kegiatan LPTQ Kota Padang di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Sabtu (26/9/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan tilawatil Quran di Kota Padang agar tidak berhenti pada persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), tetapi berlangsung secara terarah dan berkelanjutan.

Dalam rapat itu, Maigus Nasir bersama jajaran LPTQ, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Padang Zul Asfi Lubis, Ketua FKUB Kota Padang Salmadanis, Ketua FKDT Kota Padang Syaifuddin Zuhri, serta perwakilan Baznas Kota Padang membahas penguatan program LPTQ dan evaluasi pembinaan kafilah.

Perhatian khusus diberikan terhadap pola pembinaan peserta didik potensial yang diharapkan mampu menjadi calon kafilah Kota Padang sekaligus memperkuat prestasi Sumatera Barat pada ajang MTQ.

Maigus menilai Kota Padang memiliki posisi penting dalam mendukung peningkatan prestasi Sumbar. Evaluasi capaian Sumbar pada MTQ Nasional ke-31 di Semarang, Jawa Tengah, menurutnya, perlu menjadi bahan untuk membangun pola pembinaan yang lebih sistematis.

“Kota Padang harus menjadi penguat prestasi Sumbar. Jika LPTQ Kota Padang bersama seluruh pihak terkait berkomitmen kuat mengembangkan tilawatil Quran, kita yakin prestasi Sumbar dapat kembali meningkat,” ujar Maigus.

Menurutnya, perubahan pola pelaksanaan MTQ yang direncanakan berlangsung setiap tahun membuat sistem pembinaan tidak bisa lagi mengandalkan persiapan yang dilakukan dalam waktu singkat.

“Kita menginginkan persiapan kafilah tidak lagi sifatnya momentum, tetapi pendidikan yang tersistem dan berkelanjutan. Proses pembelajaran itu dimulai dari masjid dan musala, kemudian ke kelurahan, kecamatan, dan pemantapannya di tingkat kota melalui Quran Center,” katanya.

Baca Juga :  Anjangsana ke Lapas Perempuan, Ditbinmas Polda Sumbar Motivasi Warga Binaan

Integrasikan dengan Program Smart Surau

Salah satu strategi yang disiapkan LPTQ Kota Padang adalah mengintegrasikan pembinaan dengan program Smart Surau, khususnya melalui pengembangan program 3T, yakni Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz.

Program tersebut diarahkan untuk menjaring peserta didik potensial dari TPQ/TQA maupun MDTA/MDTW. Anak-anak yang memiliki kemampuan dan potensi akan mendapatkan pembinaan lebih intensif secara berjenjang.

“Melalui program 3T, kita berharap lahir calon-calon kafilah. Anak-anak yang memiliki potensi akan direkrut untuk dibina secara berjenjang, sehingga pembinaan tilawatil Quran tidak hanya berlangsung ketika MTQ akan dilaksanakan,” tutur Maigus.

Konsep pembinaan tersebut menempatkan masjid dan musala sebagai salah satu pintu awal pencarian bakat. Dari sana, peserta didik potensial diarahkan ke pembinaan di tingkat kelurahan dan kecamatan sebelum mendapatkan pemantapan di tingkat kota.

Pondok Alquran dan Quran Center Disiapkan

Untuk memperkuat sistem tersebut, Pemko Padang melalui LPTQ juga menyiapkan pengembangan Pondok Alquran di tingkat kelurahan dan Quran Center di tingkat kota.

Maigus menyebut kedua fasilitas tersebut diharapkan menjadi bagian dari ekosistem pembinaan yang mampu menjaga kesinambungan proses pendidikan Alquran.

“Pada 2027 kita berencana akan meluncurkan Pondok Alquran dan Quran Center untuk memasifkan pembinaan yang sudah didukung program 3T. Dari program tersebut, kita akan menjaring anak-anak berbakat dan berpotensi untuk kemudian dibina secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan pola tersebut, pembinaan diharapkan memiliki alur yang jelas, mulai dari tingkat paling dasar hingga pembinaan prestasi di tingkat kota.

Rapat koordinasi LPTQ ini sekaligus menegaskan arah pembinaan yang ingin dibangun Maigus Nasir bersama seluruh pemangku kepentingan, yakni menjadikan pengembangan tilawatil Quran sebagai proses pendidikan yang berlangsung sepanjang waktu, bukan sekadar agenda menjelang MTQ.

Baca Juga :  Bersama Buya Mahyeldi, "Indahnya Waktu Subuh"

Melalui sinergi LPTQ, Kemenag, FKUB, FKDT, Baznas, pengurus lembaga pendidikan Alquran, serta unsur terkait lainnya, Kota Padang diarahkan menjadi salah satu basis pembinaan calon-calon kafilah yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan prestasi MTQ Sumatera Barat.(**)