Selasa, 13 Okt, 2026

33 Peserta Ikuti Qiraat Muratal MTQ ke-42 Kota Padang, Final Digelar 13 Oktober

Bagikan

Andalaspos,Padang – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 Tingkat Kota Padang tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Melalui cabang Qiraat Muratal tingkat remaja dan dewasa, para peserta diajak mendalami kekayaan tradisi bacaan Al-Qur’an, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap kitab suci melalui pemahaman kaidah qiraat yang benar.

Ketua Dewan Hakim Qiraat Muratal MTQ ke-42 Kota Padang, H. Adrizal, menjelaskan bahwa cabang ini memiliki karakteristik tersendiri karena memperkenalkan variasi bacaan Al-Qur’an berdasarkan imam qiraat beserta riwayatnya.

Perlombaan yang dipusatkan di Masjid Al-Hijrah, Dadok, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, tersebut diikuti peserta dari berbagai kecamatan di Kota Padang.

Menurut Adrizal, Qiraat Muratal memperkenalkan tiga imam qiraat, yakni Imam Nafi’ dengan riwayat Qalun dan Warsy, Imam Ibnu Katsir dengan riwayat Al-Bazzi dan Qunbul, serta Imam Abu Amr dengan riwayat Ad-Duri dan As-Susi.

“Cabang Qiraat Muratal memperkenalkan variasi bacaan Al-Qur’an berdasarkan tiga imam qiraat, yaitu Imam Nafi’, Imam Ibnu Katsir, dan Imam Abu Amr beserta riwayat masing-masing. Penilaian peserta meliputi aspek tajwid, fashahah, adab, serta irama atau lagu,” jelas Adrizal.

Tiga Aspek Penilaian Menentukan Kualitas Bacaan

Dalam perlombaan ini, kemampuan peserta tidak hanya diukur dari kelancaran membaca ayat-ayat suci. Ketepatan menerapkan kaidah qiraat, kejelasan pelafalan huruf, adab membaca, hingga penguasaan irama turut menjadi perhatian dewan hakim.

Aspek tajwid mencakup penerapan kaidah bacaan, termasuk ketentuan yang membedakan setiap riwayat. Sementara itu, fashahah menitikberatkan pada ketepatan pelafalan huruf dan makhraj, disertai adab yang sesuai dalam membaca Al-Qur’an.

Adapun aspek irama atau lagu turut menjadi unsur penilaian untuk melihat kemampuan peserta dalam menyajikan bacaan secara baik tanpa mengabaikan kaidah yang berlaku.

Baca Juga :  Peduli Bencana, Andre Rosiade Terima Medal of Honor dari Jaringan Pemred Sumbar

Melalui penilaian tersebut, cabang Qiraat Muratal diharapkan dapat mendorong peserta untuk tidak hanya memperindah bacaan, tetapi juga memahami ketentuan yang menjadi dasar dalam setiap riwayat qiraat yang dilombakan.

Diikuti 33 Peserta Remaja dan Dewasa

Panitera Qiraat Muratal MTQ ke-42 Kota Padang, Humaira Lubis, menyampaikan bahwa perlombaan ini diikuti 14 peserta tingkat remaja dan 19 peserta tingkat dewasa, terdiri atas putra dan putri.

Berdasarkan jadwal yang disampaikan panitia, kategori remaja dilaksanakan pada 11 Oktober 2026, dilanjutkan kategori dewasa pada 12 Oktober 2026. Sementara itu, babak final dijadwalkan berlangsung pada 13 Oktober 2026.

“Pelaksanaan pada 11 Oktober diperuntukkan bagi tingkat remaja, sedangkan 12 Oktober difokuskan pada kategori dewasa. Sementara itu, babak final dijadwalkan berlangsung pada 13 Oktober,” ujar Humaira.

Keterlibatan peserta dari berbagai kecamatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan tilawah dan pemahaman qiraat di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda yang terus mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Membumikan Al-Qur’an Melalui Smart Surau

MTQ ke-42 Tingkat Kota Padang mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an, Menguatkan Smart Surau Menuju Padang Maju dan Sejahtera”.

Tema ini menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat peran surau sebagai ruang pembelajaran, pembinaan karakter, dan pengembangan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Melalui cabang Qiraat Muratal, peserta diharapkan semakin mengenal keragaman bacaan Al-Qur’an sesuai kaidah yang benar. Pemahaman tersebut juga diharapkan menumbuhkan sikap menghargai tradisi keilmuan Islam serta meningkatkan kualitas interaksi umat dengan Al-Qur’an.

 

Pada akhirnya, keberhasilan MTQ tidak hanya ditentukan oleh siapa yang meraih gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi ini diharapkan melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, menjaga ketepatan bacaannya, serta mampu menerapkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Mantan Atlit Angkat Berat Nanda Telambanua Teraniaya

Dengan semangat tersebut, MTQ ke-42 Kota Padang menjadi salah satu ikhtiar memperkuat syiar Islam sekaligus membangun generasi yang berakhlak, berilmu, dan dekat dengan Al-Qur’an.(**)