Andalaspos,Padang – Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengunjungi sekolah lamanya, SMPN 7 Padang, Jumat (20/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Dony menyatakan komitmen membantu peningkatan fasilitas sekolah guna mendukung kualitas pembelajaran.
Dony hadir bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Wali Kota Padang Fadly Amran, serta Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye. Rombongan disambut pihak sekolah dan Wakil Ketua Komite SMPN 7 Padang, Sari Lenggogeni.
Kunjungan tersebut menjadi momen penuh nostalgia bagi Dony Oskaria yang pernah menempuh pendidikan di sekolah tersebut pada masa remajanya.
Kepala SMPN 7 Padang, Fitria Yenra, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran alumnus yang kini menjadi pimpinan di tingkat nasional.
Menurutnya, kunjungan ini memberikan motivasi besar bagi siswa dan tenaga pendidik untuk terus meningkatkan prestasi dan kualitas pendidikan.
Fitria menjelaskan bahwa SMPN 7 Padang saat ini memiliki 17 kegiatan ekstrakurikuler serta aktif dalam kegiatan sosial, termasuk program berbagi pada bulan Ramadan kepada keluarga siswa dan warga sekitar.
Ia juga berharap adanya kerja sama dengan BUMN guna mendukung peningkatan sarana dan prasarana sekolah.
Dalam sambutannya, Dony Oskaria mengenang masa sekolahnya. Ia mengaku pernah bersekolah di SD 53 Ulak Karang sebelum melanjutkan pendidikan di SMPN 7 Padang.
“Sekolah ini penuh kenangan. Saat pertama pindah ke sini, saya sempat menangis,” ujar Dony Oskaria yang juga menjabat sebagai Ketua BP BUMN itu.
Ia menegaskan bahwa latar belakang bukan penghalang untuk meraih cita-cita. “Dari Ulak Karang, seseorang bisa menjadi menteri atau pemimpin nasional. Saya ingin anak-anak di sini percaya diri dan punya mimpi besar,” katanya.
Dony menyampaikan komitmennya untuk membantu peningkatan fasilitas sekolah, mulai dari pemasangan pendingin ruangan di seluruh kelas, perbaikan mushala, pembangunan kanopi, pengadaan bus sekolah, hingga pembenahan laboratorium.
Ia menegaskan akan kembali ke SMPN 7 Padang untuk memastikan seluruh rencana bantuan tersebut dapat direalisasikan demi peningkatan kualitas pendidikan. (*)





