Minggu, 09 Agu, 2026

Fadly Amran dan Ingo Meyer Resmikan Jembatan Hildesheim, Simbol Persahabatan Padang-Jerman 38 Tahun

Bagikan

Andalaspos,Padang – Sebuah jembatan di kawasan Batang Arau, Kota Padang, kini bukan hanya menjadi penghubung antarsisi kawasan, tetapi juga menyimpan cerita panjang persahabatan dua kota yang telah terjalin selama 38 tahun.

Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim, Jerman, Ingo Meyer, meresmikan Jembatan Hildesheim, Jumat (7/8/2026). Peresmian tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, serta pembukaan selubung papan nama Jembatan Hildesheim oleh Fadly Amran dan Ingo Meyer.

Bagi Fadly Amran, pemberian nama Jembatan Hildesheim bukan sekadar penamaan sebuah infrastruktur. Lebih jauh, jembatan tersebut menjadi penanda nyata hubungan persahabatan antara Kota Padang dan Kota Hildesheim yang telah berlangsung sejak 1988.

“Pada 23 Juni 2022, Kota Hildesheim secara resmi memberikan nama salah satu jembatan di kotanya sebagai bentuk penghormatan terhadap hubungan persahabatan dengan Kota Padang. Hari ini, Kota Padang dengan bangga membalas penghormatan tersebut dengan memberikan nama Jembatan Hildesheim kepada jembatan ini,” ujar Fadly Amran.

Menurut Fadly, keberadaan Jembatan Hildesheim menjadi simbol hubungan antarmasyarakat yang telah berkembang melampaui batas geografis dan negara.

Ia berharap hubungan sister city tersebut terus melahirkan kolaborasi konkret di berbagai bidang sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol persahabatan yang telah terjalin selama empat dekade. Kami berharap jembatan ini menjadi simbol persahabatan dua negara yang menghadirkan lebih banyak kolaborasi dalam mendukung pembangunan, serta bermanfaat bagi masyarakat Kota Padang,” katanya.

Peresmian itu terasa semakin istimewa karena berlangsung di tengah perayaan HJK Padang ke-357. Fadly menilai perjalanan panjang Kota Padang selama lebih dari tiga abad tidak hanya tercermin dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan kota menjaga sejarah, budaya dan nilai-nilai kebersamaan.

Baca Juga :  Plt Wako Hendri Septa : Potensi Pemilih Milenial Capai 40 Persen

Sementara itu, Ingo Meyer menyebut peresmian Jembatan Hildesheim di Padang sebagai momen bersejarah dalam perjalanan hubungan kedua kota.

Menurutnya, kini terdapat dua jembatan yang menjadi simbol persahabatan Padang dan Hildesheim—Jembatan Padang di Hildesheim dan Jembatan Hildesheim di Padang.

“Di Hildesheim telah berdiri Jembatan Padang, dan hari ini di Padang berdiri Jembatan Hildesheim. Ini merupakan simbol yang luar biasa dari persahabatan yang telah kita bangun dan pelihara sejak tahun 1988. Saya merasa sangat bangga dan bahagia dapat menyaksikan momen bersejarah ini bersama masyarakat Kota Padang,” ujar Ingo Meyer.

Hubungan sister city Padang-Hildesheim yang memasuki usia 38 tahun itu pun mendapatkan penanda baru. Jika sebelumnya Hildesheim mengabadikan nama Padang pada salah satu jembatan di kotanya, kini Padang memberikan penghormatan serupa kepada Hildesheim.

Dua jembatan di dua kota yang berbeda negara itu menjadi semacam “jembatan diplomasi” yang mempertemukan masyarakat, budaya dan semangat kerja sama.

Peresmian tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Denny Abdi, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Dian Fadly Amran, Ketua GOW Kota Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, unsur Forkopimda serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dengan berdirinya Jembatan Hildesheim, kawasan Batang Arau kini memiliki sebuah penanda yang membawa pesan lebih besar dari fungsi fisiknya. Di atas jembatan itu, nama Hildesheim akan terus mengingatkan tentang persahabatan Padang dan Jerman yang telah dirawat selama puluhan tahun.

Bagi Padang dan Hildesheim, jembatan tersebut menjadi simbol bahwa hubungan antarbangsa tidak selalu dibangun melalui pertemuan besar dan dokumen kerja sama. Terkadang, sebuah jembatan justru menjadi bahasa paling sederhana untuk mengatakan bahwa persahabatan dua kota akan terus terhubung.(**)