Kamis, 17 Sep, 2026

Maigus Nasir Dorong Generasi Qur’ani Lewat Semarak Maulid Nabi di Kuranji

Bagikan

Andalaspos,Padang –  Suasana Masjid Al Muhajirin, Komplek Papcy, Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Minggu (9/8/2026), terasa berbeda. Ratusan anak dan pelajar berkumpul dalam semangat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW melalui Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Di tengah lantunan ayat suci dan semangat perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengajak seluruh pihak menjadikan kegiatan keagamaan sebagai bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Kegiatan yang digelar Badan Kerja Sama (BKS) TPQ-TQA Kecamatan Kuranji itu diikuti 165 peserta dari sembilan kelurahan se-Kecamatan Kuranji. Mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Beriman, Berilmu dan Berakhlak Mulia”, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi arena perlombaan, tetapi juga ruang pembinaan anak-anak agar semakin dekat dengan Al-Qur’an dan keteladanan Rasulullah SAW.

Maigus Nasir memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, semarak Maulid Nabi memiliki nilai strategis dalam membentengi anak-anak, khususnya pelajar, dari berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam masa depan mereka.

“Kegiatan seperti ini perlu kita sambut dengan kegembiraan dan apresiasi penuh. Ini merupakan salah satu solusi untuk menyelamatkan anak-anak kita, terutama kalangan pelajar, dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” ujar Maigus.

Ia menyebut, tantangan generasi muda saat ini tidak ringan. Tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga berbagai bentuk kenakalan remaja membutuhkan perhatian bersama dari keluarga, lingkungan pendidikan, masyarakat dan pemerintah.

Karena itu, Maigus menilai penguatan pendidikan agama harus terus dilakukan secara konsisten, bukan hanya melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga lewat berbagai aktivitas yang membuat anak-anak merasa dekat dengan masjid, Al-Qur’an dan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumbar Muhidi Gelar Reses di Koto Tangah, Tampung Keluh Kesah Warga Soal Alsintan dan Pelatihan UMKM

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin anak-anak kita tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Diperkuat Program Smart Surau

Maigus juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat pendidikan keagamaan melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Semarak Maulid Nabi dapat menjadi media positif untuk memotivasi anak-anak agar semakin mencintai Al-Qur’an sekaligus menjadikan masjid sebagai ruang pembentukan karakter.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba. Lebih jauh, semarak Maulid Nabi diharapkan mampu meninggalkan nilai dan kebiasaan baik dalam kehidupan anak-anak.

“Harapan kita, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh sebagai generasi Qur’ani yang beriman, berilmu dan berakhlak mulia,” tutur Maigus.

Sementara itu, Ketua Panitia Ali Rizal mengatakan, Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H merupakan bagian dari program kerja BKS TPQ-TQA Kecamatan Kuranji sekaligus bentuk dukungan terhadap Program Smart Surau yang dijalankan Pemerintah Kota Padang.

Ali menuturkan, kegiatan tersebut dirancang untuk menanamkan kecintaan anak-anak kepada Nabi Muhammad SAW sejak dini. Perlombaan MTQ menjadi salah satu sarana untuk membangun keberanian sekaligus meningkatkan kemampuan anak dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.

“Kegiatan ini merupakan sarana untuk menanamkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW di dalam hati anak-anak kita. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka dapat mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ali.

Semangat tersebut turut mendapat dukungan Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Buya Iskandar, Ketua Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Fauzi Bahar Datuak Sati, serta Ketua BKS TPQ-TQA Kota Padang M. Darnalis.

Baca Juga :  Wawako Maigus Nasir Resmikan MATAMUDA MAN 3 Padang, Siswa Baru Bekali Pendidikan Karakter

Kehadiran para tokoh tersebut memperlihatkan bahwa pembentukan karakter generasi muda bukan semata tanggung jawab lembaga pendidikan. Masjid, keluarga, tokoh masyarakat dan pemerintah memiliki peran yang sama penting dalam memastikan anak-anak tumbuh dengan bekal ilmu, iman dan akhlak.

Dari Masjid Al Muhajirin, pesan itu kembali ditegaskan: memperkenalkan anak-anak kepada Al-Qur’an dan akhlak Rasulullah SAW sejak dini bukan hanya tentang memenangkan sebuah perlombaan, melainkan tentang menyiapkan generasi yang mampu membawa nilai-nilai kebaikan itu ke dalam kehidupan sehari-hari.(**)