Rabu, 16 Sep, 2026

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ajak Pelaku UMKM Sumbar Terus Belajar dan Mengembangkan Usaha

Bagikan

Andalaspos,Padang – Menjalankan usaha merupakan proses yang membutuhkan kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi. Selain modal, kemampuan, pengalaman dan hubungan baik dengan banyak orang juga menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang pengusaha.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi saat memberikan materi pada kegiatan bimbingan teknis peningkatan kapasitas pengusaha di Padang, Selasa (15/9/2026).

Muhidi mengajak para pelaku UMKM untuk terus menambah pengetahuan, salah satunya dengan membiasakan diri membaca dan mengikuti berbagai pelatihan. Menurutnya, pengetahuan dapat membantu seseorang melihat berbagai kemungkinan dan peluang yang ada di sekitarnya.

“Kalau ingin sukses, kita harus mau belajar dan banyak membaca. Dengan ilmu, kita akan lebih mudah melihat peluang,” ujar Muhidi.

Ia melihat Sumatera Barat memiliki banyak potensi yang bisa terus dikembangkan melalui kreativitas para pelaku usaha. Produk seperti rendang, tenun, kerajinan kayu serta beragam kuliner khas daerah memiliki karakter yang kuat dan berpeluang dikenal lebih luas.

Untuk itu, pelaku UMKM perlu terus meningkatkan kualitas produk sekaligus mengikuti perkembangan cara pemasaran, termasuk memanfaatkan teknologi digital.

Menurut Muhidi, keterampilan menjadi salah satu bekal penting dalam mengembangkan usaha. Kemampuan menggunakan berbagai sarana yang tersedia perlu diimbangi dengan kemampuan berkomunikasi, mengatur waktu, menyelesaikan persoalan dan membangun hubungan dengan orang lain.

“Skill dan soft skill sama-sama penting. Kemampuan itu bisa terus kita asah melalui pendidikan, pelatihan dan pengalaman,” katanya.

Pengalaman, lanjutnya, juga memiliki peran besar. Berbagai proses yang dilalui dalam menjalankan usaha akan memberikan pembelajaran tersendiri bagi setiap pengusaha.

Muhidi kemudian mengingatkan pentingnya membangun jaringan. Menurutnya, hubungan baik dan silaturahmi dapat membuka banyak kesempatan, baik dalam mendapatkan informasi, kerja sama maupun mengembangkan pasar.

Baca Juga :  NasDem Buka Balon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Ia menilai keterbatasan modal bukan selalu menjadi alasan untuk berhenti mencoba. Dengan membangun komunikasi dan kepercayaan, peluang untuk mendapatkan dukungan dari berbagai pihak bisa semakin terbuka.

“Perbanyak silaturahmi dan bangun jaringan. Dari jaringan itu bisa muncul berbagai peluang,” ujarnya.

Di tengah upaya memperluas jaringan, Muhidi juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik. Reputasi, menurutnya, tumbuh dari sikap dan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

Kejujuran, kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi nilai yang perlu dijaga agar kepercayaan orang lain tetap tumbuh.

“Kalau orang melihat kita secara positif, insyaallah akan banyak hal baik yang mengikuti. Menjaga reputasi memang tidak mudah, karena itu harus dimulai dari karakter kita sendiri,” tuturnya.

Muhidi juga menyampaikan bahwa DPRD Sumbar bersama pemerintah daerah memiliki peran dalam menciptakan ruang yang mendukung perkembangan UMKM. Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui kebijakan, program pemberdayaan dan penganggaran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut Perda Sumbar Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM sebagai salah satu bentuk dukungan regulasi bagi pelaku usaha.

Menurutnya, program pemerintah juga perlu terus diarahkan pada kebutuhan nyata para pelaku UMKM, seperti peningkatan keterampilan, promosi produk, digitalisasi, penguatan usaha serta akses pembiayaan.

Pada kesempatan itu, Muhidi mengajak peserta untuk menikmati setiap proses dalam membangun usaha. Baginya, hasil yang diperoleh hari ini merupakan bagian dari perjalanan yang masih bisa terus dikembangkan.

“Dapat sedikit, kita syukuri. Dapat banyak, Alhamdulillah. Dengan bersyukur, kita belajar menghargai setiap proses dan nikmat yang kita terima,” katanya.

Ia berharap para pelaku UMKM Sumbar dapat terus tumbuh dengan kemampuan yang semakin baik, jaringan yang semakin luas dan kepercayaan yang terus terjaga, sehingga berbagai produk lokal daerah dapat semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(**)