Kamis, 10 Sep, 2026

Lantik 234 Pejabat, Walikota Fadly Amran Tekankan Pelayanan Publik dan Percepatan 9 Progul Kota Padang

Bagikan

Andalaspos,Padang –  Aula Bagindo Aziz Chan di Kantor Balai Kota Padang menjadi saksi penyegaran besar dalam tubuh birokrasi Pemerintah Kota Padang. Sebanyak 234 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Rabu (9/9/2026).

Pelantikan tersebut mencakup pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, hingga kepala sekolah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat mesin pemerintahan agar semakin adaptif, efektif, dan mampu menerjemahkan kebijakan pemerintah daerah ke dalam pelayanan yang dirasakan langsung masyarakat.

Dari 234 pejabat yang dilantik, sebanyak 24 orang menempati jabatan administrator atau eselon III, 161 pejabat pengawas atau eselon IV, sembilan pejabat fungsional, serta 40 kepala sekolah.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, para Asisten, Staf Ahli, serta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang turut hadir dalam agenda tersebut.

Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Fadly Amran menyampaikan pesan yang tegas. Menurutnya, pergantian atau penyegaran jabatan tidak boleh berhenti pada perubahan posisi dan struktur organisasi. Ada tanggung jawab yang lebih besar, yakni memastikan roda pemerintahan bergerak lebih cepat dan memberikan hasil nyata.

“Bapak Ibu yang baru dilantik harus mampu bekerja efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil. Jangan jadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk tidak menjalankan program dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Fadly.

Pesan itu menjadi penting di tengah tuntutan efisiensi anggaran. Fadly meminta para pejabat tidak menjadikan keterbatasan sumber daya sebagai penghambat kreativitas dalam menjalankan program pemerintah.

Ia justru mendorong jajaran birokrasi mencari cara kerja yang lebih efektif, memperkuat koordinasi, dan membuka ruang inovasi.

Para pejabat yang baru menerima amanah juga diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing. Fadly mengingatkan agar proses adaptasi dilakukan dengan banyak belajar, berdiskusi dengan pejabat sebelumnya, serta membangun komunikasi yang kuat dengan jajaran staf.

Baca Juga :  Tinjau Gedung Baru RSU Bunda Padang, Gubernur Mahyeldi : Bedah Robotik Jadi Lompatan Besar Layanan Kesehatan Sumbar

Namun, adaptasi tersebut bukan berarti sekadar meneruskan kebiasaan lama.

Fadly ingin pejabat baru mampu melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda, menemukan celah perbaikan, dan melahirkan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kita harus keluar dari zona nyaman karena kita adalah pelayan, bukan untuk dilayani. Mari bersama-sama menyukseskan visi, misi, dan 9 Progul Pemko Padang demi kejayaan Kota Padang,” ujarnya.

Kepala Sekolah Jadi Ujung Tombak Pendidikan

Dalam pelantikan tersebut, perhatian Fadly juga tertuju kepada 40 kepala sekolah yang mendapatkan amanah baru.

Ia menegaskan, kepala sekolah bukan sekadar pemegang jabatan administratif. Mereka merupakan salah satu garda terdepan dalam menentukan kualitas pendidikan dan keberhasilan berbagai kebijakan pendidikan di Kota Padang.

Karena itu, kepala sekolah dituntut mampu menerjemahkan kebijakan pemerintah daerah hingga ke ruang kelas.

“Begitu juga bagi Bapak Ibu kepala sekolah, perannya sangat penting sebagai garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Padang. Keberhasilan Progul Padang Juara dan Smart Surau sangat bergantung pada komitmen dan pelaksanaan kebijakan di tingkat sekolah,” kata Fadly.

Menurutnya, keberhasilan program unggulan pemerintah daerah pada akhirnya sangat ditentukan oleh kemampuan aparatur di lapangan dalam menjalankannya secara konsisten.

Hal tersebut berlaku bukan hanya bagi pejabat struktural, tetapi juga bagi ASN yang berada pada jabatan fungsional.

Fadly menegaskan, jabatan fungsional memiliki posisi yang sama pentingnya dalam mendukung kinerja pemerintahan. Para ASN pada jalur tersebut didorong untuk terus mengembangkan kompetensi hingga menjadi tenaga ahli di bidang masing-masing.

Pemerintah Kota Padang, lanjutnya, akan mendukung peningkatan kapasitas tersebut melalui pendidikan dan pelatihan.

Dengan pelantikan 234 pejabat ini, Fadly Amran berharap penyegaran birokrasi tidak hanya menghasilkan perubahan struktur, tetapi juga membawa perubahan cara kerja. Target akhirnya adalah pemerintahan yang semakin efektif, pelayanan yang semakin responsif, serta program pembangunan yang benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Dua Baliho Porno Dibongkar Pemko Padang

Bagi Fadly, jabatan adalah amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja. Sebab, di balik setiap posisi yang diberikan, terdapat tuntutan untuk bekerja lebih baik demi kepentingan warga Kota Padang.(**)