Sabtu, 12 Sep, 2026

Dari Mimbar Masjid Nurul Ulum, Firman Sikumbang Gedor Kesadaran Jemaah. “Pessel Jangan Jadi Surga nya Narkotika”

Bagikan

Andalaspos,Pessel – Pesan tentang bahaya narkotika tidak selalu harus di sampaikan di ruang seminar atau di dalam gedung pertemuan. Di tengah masyarakat, rumah ibadah pun dapat menjadi ruang yang kuat untuk membangun kesadaran bersama tentang ancaman narkotika.

Hal itu terlihat di Masjid Raya Nurul Ulum, Kanagarian Barung-Barung Belantai, Kecamatan XI Koto Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat 11 Septemner 2026.

Sebelum khatib Jumat naik mimbar, Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat, Firman Sikumbang, menyampaikan bahaya narkotika kepada para jemaah Shalat Jumat.

Dengan gaya penyampaian yang khas, tenang namun tegas, Firman mengingatkan bahwa Kabupaten Pesisir Selatan merupakan salah satu daerah yang perlu mendapat perhatian serius dalam upaya pencegahan narkotika.

Menurutnya, ancaman narkotika bukan hanya persoalan pengguna, tetapi juga menyangkut jaringan peredaran yang dapat merusak generasi muda dan sendi kehidupan masyarakat.

Karena itu, Firman mengajak seluruh elemen masyarakat adat dan masyarakat nagari untuk tidak tinggal diam. Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), niniak mamak, cadiak pandai, alim ulama, hingga pemuda parik paga nagari harus duduk bersama membangun benteng pertahanan terhadap narkotika.

“Pencegahan narkotika tidak bisa hanya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Masyarakat, tokoh adat, alim ulama, pemuda dan seluruh unsur nagari harus mengambil peran,” tegas Firman.

Penyampaian Firman mendapat respons tinggi dari jemaah. Sejumlah pertanyaan dilontarkan terkait persoalan narkotika yang terjadi di tengah masyarakat.

Bahkan, beberapa jemaah meminta agar LAN Sumbar kembali hadir di wilayah tersebut untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan keluarga.

Bagi Firman, antusiasme tersebut merupakan tanda bahwa masyarakat sebenarnya memiliki kepedulian yang besar terhadap persoalan narkotika. Yang dibutuhkan adalah ruang komunikasi, edukasi dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Ummi Harneli Ingatkan Istri Kepala Daerah Soal Penanganan Stunting

“Kalau masyarakat sudah peduli, maka itu modal besar bagi kita. LAN hadir bukan untuk mencari kesalahan masyarakat, tetapi untuk membangun kesadaran bersama agar nagari kita tidak menjadi ruang bagi peredaran narkotika,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LAN Kabupaten Pesisir Selatan, Marwan Anas, mengapresiasi antusiasme jemaah mengikuti penyampaian materi P4GN tersebut.

Menurutnya, meskipun Firman hanya menyampaikan materi sekitar 25 menit, perhatian jemaah begitu tinggi.

“Antusias jemaah sangat tinggi. Kendati hanya sekitar 25 menit, masyarakat begitu terkesima dan serius menyimak ketika Ketua LAN Sumbar berdiri di depan jemaah,” kata Marwan.

Marwan menilai kegiatan seperti ini perlu di lakukan secara berkelanjutan karena edukasi tentang bahaya narkotika harus menyentuh langsung masyarakat hingga ke tingkat nagari.

Dalam kesempatan tersebut, Firman Sikumbang di dampingi Ketua LAN Kabupaten Pesisir Selatan Marwan Anas, Tim P4GN LAN Sumbar Muchsin, S.Sos., serta YP Sefdi Roentoe.

Dari masjid Nurul Ulum Kanagarian Barung-Barung Belantai pesan itu kemudian kembali ke tengah masyarakat, perang terhadap narkotika bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama, tukas Marwan. (SR)