Senin, 21 Sep, 2026

Fadly Amran Sambut Dokter Paru se-Indonesia di Padang, Dorong Kolaborasi Wujudkan Kota Sehat

Bagikan

Andalaspos,Padang – Nuansa keakraban mewarnai jamuan makan malam peserta Konferensi Kerja (Konker) Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) ke-XVIII Tahun 2026 di Rumah Gadang Baiturrahmah, Kota Padang, Sabtu (19/9/2026).

Wali Kota Padang Fadly Amran secara langsung menyambut para dokter paru dari berbagai daerah di Indonesia yang hadir dalam agenda nasional tersebut. Jamuan makan malam itu sekaligus menjadi ruang mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota Padang dengan organisasi profesi kedokteran yang memiliki perhatian khusus terhadap kesehatan paru dan pernapasan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PDPI Arief Riadi Arifin, Ketua PDPI Cabang Sumatera Barat Masrul Basyar, serta para Ketua Pengurus Cabang (PC) PDPI se-Indonesia.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Sri Kurniayati, Direktur RSUD dr. Rasidin Padang Lismawati, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Di hadapan para peserta Konker PDPI, Fadly Amran menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat.

Menurut Fadly, pembangunan kesehatan tidak dapat hanya dipandang dari sisi pelayanan medis. Konsep kota sehat juga harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas lingkungan.

“Visi kami adalah menggerakkan seluruh potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar. Kota sehat bukan hanya sehat badannya, tetapi juga sehat kesejahteraannya,” ujar Fadly Amran.

Fadly juga mengaitkan penguatan sektor kesehatan dengan agenda pemulihan dan kebangkitan ekonomi daerah pascabencana. Karena itu, ia membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bersama PDPI untuk memperkuat pembangunan Kota Padang.

“Kolaborasi dengan PDPI penting karena tantangan kesehatan membutuhkan keterlibatan pemerintah, organisasi profesi, akademisi, dan masyarakat. Semoga kolaborasi ini semakin kuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Akibat Banjir, Sejumlah Intake Perumda Air Minum Padang Mengalami Pasokan Air Bersih Terganggu

Fadly berharap para dokter yang tergabung dalam PDPI dapat memberikan masukan sekaligus rekomendasi kepada Pemko Padang dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Masukan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kebijakan pembangunan kesehatan sekaligus mendukung arah pembangunan Kota Padang sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

PDPI Pilih Padang

Sementara itu, Ketua Umum PP PDPI Arief Riadi Arifin mengatakan Konker PDPI merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap tahun.

Forum tersebut menjadi ruang untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyelaraskan program antara kepengurusan pusat dan daerah, sekaligus membahas arah kebijakan organisasi ke depan.

“Konferensi kerja ini kami laksanakan setiap tahun secara nasional dan untuk yang ke-18 ini kami putuskan dilaksanakan di Padang. Ada filosofinya karena sebagian besar guru-guru kami berasal dari sini,” ujar Arief.

Konker PDPI XVIII Tahun 2026 berlangsung pada 16-19 September 2026 di Kota Padang, dengan pusat kegiatan di The ZHM Premiere Hotel.

Dipilihnya Padang sebagai lokasi pelaksanaan konferensi kerja nasional tersebut juga menjadi momentum mempertemukan para pengurus PDPI dari berbagai daerah sekaligus memperkuat hubungan antara organisasi profesi dengan pemerintah daerah.

Bagi Pemko Padang, kehadiran para dokter paru dari berbagai penjuru Indonesia menjadi peluang untuk membangun jejaring dan memperluas kolaborasi di bidang kesehatan.

Jamuan makan malam di Rumah Gadang Baiturrahmah pun tidak sekadar menjadi agenda penyambutan. Pertemuan tersebut menjadi ruang bertukar gagasan tentang bagaimana pemerintah dan organisasi profesi dapat bergerak bersama menghadirkan kebijakan kesehatan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi itu, Fadly Amran berharap agenda mewujudkan Padang sebagai kota sehat dan kota pintar dapat terus diperkuat, dengan menempatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan kota.(**)