Pemko Padang, Salurkan Bantuan untuk Bencana Galodo di Kabupaten Solok
Andalaspos,Padang – Kepedulian lintas daerah kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Padang. Di tengah kondisi warga Kabupaten Solok yang masih menghadapi dampak bencana alam galodo atau banjir bandang, bantuan logistik dari Pemko Padang tiba di Posko Utama Aro Suka, Kabupaten Solok, Kamis (24/9/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya, bersama rombongan kepada perwakilan Pemerintah Kabupaten Solok dan BPBD.
Bantuan itu tidak sekadar membawa kebutuhan pangan, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar kelompok yang dinilai paling membutuhkan perhatian dalam situasi bencana, terutama perempuan, ibu dan anak-anak.
Eri Sendjaya mengatakan, penggalangan bantuan dilakukan secara cepat setelah adanya instruksi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang yang disampaikan melalui Sekretaris Daerah Kota Padang.
“Atas perintah Bapak Wali Kota yang disampaikan langsung melalui Pak Sekda kepada kami, maka kami menggalang komunikasi dengan beberapa instansi untuk persiapan memberikan bantuan logistik kepada saudara-saudara kita di Kabupaten Solok,” ujar Eri.
Setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Solok, Pemko Padang kemudian memetakan kebutuhan yang paling mendesak di lokasi terdampak.
Menurut Eri, kebutuhan tersebut terutama berkaitan dengan pangan, air mineral serta perlengkapan dasar bagi perempuan dan anak.
“Hasil koordinasi kami dengan Dinas Sosial Kabupaten Solok, kami fokus untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi warga terdampak, terkhusus bagi anak-anak dan ibu,” katanya.
Karena itu, bantuan yang dikirim turut mencakup pampers dan pembalut. Kebutuhan tersebut dinilai penting karena kondisi pengungsian membuat akses terhadap perlengkapan pribadi tidak selalu mudah.
Selain itu, perhatian khusus diberikan terhadap kebutuhan air minum. Sebanyak 200 dus air mineral dikirim ke lokasi karena warga terdampak dilaporkan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Air mineral karena memang warga di sana sangat kesulitan air bersih, sehingga kita kirimkan air mineral, kemudian minyak goreng, dan sembilan bahan pokok lainnya,” ujar Eri.
Adapun bantuan logistik yang disalurkan terdiri dari 6 dus pampers, 2 dus pembalut, 3 dus Roti Biskuit Roma Sandwich, 20 dus Indomie, 2 dus Roti Biskuit Roma Kelapa, 4 dus Roti Biskuit Gabin, 200 dus air mineral, 4 bungkus minyak goreng, 70 kilogram gula pasir, 40 kilogram kopi, 1 kaleng sarden, 1 botol kecap, 1 botol saus sambal, 45 dus roti, dan 4 dus Pop Mie.
Rombongan Pemko Padang berangkat menuju Kabupaten Solok selepas salat Maghrib. Setibanya di Posko Utama Aro Suka, rombongan disambut jajaran pimpinan daerah Kabupaten Solok sebelum bantuan diserahterimakan.
Penyerahan bantuan tersebut dituangkan dalam Berita Acara Serah Terima Barang Bantuan Logistik Bencana Alam Nomor /Dinsos/2026 tanggal 24 September 2026.
Melalui bantuan tersebut, Wali Kota Padang juga menitipkan pesan keprihatinan kepada masyarakat Kabupaten Solok yang sedang menghadapi musibah. Pemko Padang menegaskan komitmennya untuk terus membantu dan mem-backup kebutuhan masyarakat terdampak sesuai kemampuan pemerintah daerah.
“Bapak Wali Kota Padang menitipkan pesan Kota Padang siap membantu, dan menyampaikan rasa prihatin terhadap musibah yang terjadi di Kabupaten Solok,” kata Eri.
Ia juga menyampaikan pesan agar masyarakat Kabupaten Solok tetap kuat menghadapi situasi tersebut.
“Berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok tetap tegar, tetap bersatu untuk mengatasi bencana ini dengan baik,” ujarnya.
Dukungan Pemko Padang tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Solok. Perwakilan Bupati Kabupaten Solok menyampaikan salam penghormatan dan terima kasih kepada Wali Kota Padang atas perhatian serta solidaritas yang diberikan bagi masyarakat terdampak galodo.
Bantuan itu menjadi bagian dari semangat gotong royong antardaerah di Sumatera Barat. Di tengah kondisi darurat, kebutuhan dasar seperti air minum, makanan, serta perlengkapan untuk perempuan dan anak menjadi bagian penting dari upaya membantu warga melewati masa sulit pascabencana.(**)
