free stats

Peringati Hari Dharma Samudera, Danlantamal II Lakukan Tabur Bunga di Teluk Bayur

AndalasPos.com, Padang – Tepat pada 15 Januari 1962 lalu, terjadi peristiwa bersejarah. Pertempuran di Laut Arafuru antara pihak Indonesia melawan Belanda saat itu. Akibatnya gugurlah, Komodor Yos Sudarso, bersama tenggelamnya KRI Matjan Tutul.

Peristiwa itu, menandakan diperingatinya Hari Dharma Samudera setiap tanggal 15 Januari. Dari Lantamal II, bentuk peringatan tersebut dilakukan Upacara Tabur Bunga di laut untuk memperingati pertempuran Laut Arafuru pada Jum’at (15/01/2020) Pagi di perairan Teluk Bayur, Padang.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Laksamana Pertama TNI Hargianto, S.E., M.M., M.Si (Han) bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada kegiatan tersebut di atas sebuah kapal milik Lantamal II Padang.

Di awali dengan pembacaan amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., oleh Danlantamal II, seterusnya di lanjutkan dengan pelarungan bunga di perairan Teluk Bayur Padang menggunakan KRI Kalahitam 828.

“Saya mengajak hadirin dan peserta, untuk tetap memahami bahwa Indonesia adalah bangsa maritim yang besar. Sejak dulu pahlawan kita juga berjuang di laut, beberapa nama seperti Armada Adipati Unus dan Fatahillah dari kesultanan Demak harus menghadapi kekuatan Portugis. Demikian juga dengan Laksamana Malahayati. Perjuangan dimana-mana di beberapa daerah nusantara juga terjadi. Dan, Insya Allah darah pejuang itu mengalir pada Angkatan Laut Republik Indonesia,” kata Hargianto dalam sambutannya.

Menurutnya, sudah seharusnya dan sewajarnya generasi penerus menghargai dan menjunjung tinggi semangat kepahlawanan para kesatria samudera pembela negara. Peringatan hari Dharma Samudera kali ini hakekatnya merupakan refleksi pada penghargaan yang tinggi kepada seluruh Pahlawan Samudera Nusantara.

Sementara itu, Laksamana Pertama TNI Hargianto, S.E., M.M., M.Si (Han) turut menyampaikan pesan Kasal bahwa dimanapun berada dan bertugas, tanamkan dalam pikiran, Angkatan Laut harus berada di garda terdepan. Tambahnya, pada peringatan Hari Dharma Samudera ini, seyogyanya ditingkatan jiwa patriotisme yang diwariskan oleh pendahulu.

“Seperti pesan Kasal, dalam momentum Hari Dharma Samudera, bersama untuk bertekad mewujudkan nilai patriotisme, kepahlawanan dan kepemimpinan yang diwariskan oleh para pendahulu kita dalam pengabdian kepada TNI Angkatan Laut,” sambungnya.

Terakhir, dikatakannya dengan semangat Jalesveva Jayamahe, maka akan menginspirasi bangsa Indonesia untuk menuju kata kunci untuk kejayaan bangsa dalam menuju Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Forkopimda Sumatra Barat, Danrem Wirabraja Brigjen TNI Arif Gajah Mada, Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Edi Mardianto, Kajati Sumbar, Ka Kesbangpol Sumbar, Wadanlantamal II Kolonel Marinir Freddy JH Pardosi, S.E., S.H., M.M., serta Ketua Korcab II DJA I Ny. Santi Hargianto dan Pengurus Jalasenastri Korcab II DJA I. (Dspn/Rn)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *