free stats

Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswa UMM

Kondisi Sekarat, Bella Nandya Anggreani Diperkosa Hafid Misbah Alias Bogel

Malang, TS  – Dalam reka ulang Senin (19/9/206) siang di Halaman Parkir Unit Buser Reskrim, Hafid Misbah alias Bogel, tersangka pembunuhan memperagakan 25 adegan. Rekonstruksi ini digelar Satuan Reserse Kriminal Polres Malang untuk mengungkap lebih jelas pembunuhan yang menewaskan Mahasiswi D3 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Bella Nandya Anggreani.

Pada adegan pertama diawali saat Bogel, menjemput Bella di rumahnya dengan menggunakan sepeda motor. Bogel lalu mengajak dan membawa korban ke Café Abang yang ada di kawasan Tlogomas, Kota Malang. Di tempat ini, Bogel naik pitam setelah korban, mengejek dan menolak cintanya.

Usai memesan minuman dan berbicara empat mata, ternyata Bogel telah merencanakan untuk menghabisi korban. Setelah beres-beres dari Café, pelaku membawa korban ke lokasi pembunuhan di Dusun Klandungan, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Nah, di tempat inilah Bella dicekik oleh pelaku.

Setelah mencekik, Bogel disertai dengan nafsu bejatnya memperkosa korban dalam kondisi sekarat. Puas melampiaskan hasrat seks bejatnya, Bogel sempat membopong korban. Namun tubuh korban terjatuh. Di adegan terakhir, Bogel menutupi jasad korban dengan daun kering. Membuang helm milik dan merampas telepon genggam Bella sebelum akhirnya, meninggalkan korban dilokasi kejadian.

Perbuatan tidak senonoh lainnya juga dilakukan pelaku terhadap korban. Peran korban dalam rekonstruksi yang dilakukan oleh Staf Reskrim Polres Malang, terpaksa digantikan patung manusia.

“Ada 25 adegan yang diperagakan tersangka. Reka ulang untuk membuktikan seperti apa kronologis pelaku menghabisi korban,” terang Kanit I Reskrim Polres Malang, Ipda Ronny Margas.

Motif pembunuhan dari hasil rekonstruksi, pelaku sakit hati telah di ejek oleh korban. “Pelaku di ejek oleh korban. Lalu sakit hati karena dibilang jelek oleh korban,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *