Rabu, 08 Jul, 2026

Padang Perkuat Kerjasama Pendidikan Internasional

Bagikan

Andalaspos,Padang – Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang memperkuat peran Indonesia dalam jejaring pendidikan tinggi Islam dunia melalui penyelenggaraan SEIBA International Festival ke-4. Festival yang mempertemukan perguruan tinggi dari berbagai negara ini menjadi ruang kolaborasi untuk memperluas kerja sama akademik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Mengusung tema “Sustainability from Nusantara to Global Harmony”, festival yang berlangsung di Kampus UIN Imam Bonjol Sungai Bangek, Selasa (7/7/2026), diikuti delegasi dari Singapura, Malaysia, Kamboja, Jepang, Nigeria, Vietnam, Turki, dan Thailand. Kegiatan tersebut juga melibatkan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), sembilan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), dengan total 486 peserta.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengatakan Pemerintah Kota Padang mendukung penuh penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan karena sejalan dengan upaya membangun generasi yang unggul dan berdaya saing global.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkot Padang menyiapkan program beasiswa bagi 60 putra-putri terbaik untuk menempuh pendidikan luar negeri melalui skema double degree di berbagai perguruan tinggi internasional, termasuk di Turki, Mesir (Al-Azhar), dan Maroko. Program ini diharapkan semakin memperluas akses generasi muda terhadap pendidikan berkualitas di tingkat global.
“Insyaallah tahun ini Pemko Padang menyediakan beasiswa untuk 60 orang putra dan putri terbaik di Kota Padang yang akan mengikuti kuliah di luar negeri. Konsepnya double degree, bisa di Turki, Al-Azhar, Maroko dan lainnya,” ujar Maigus Nasir.
Menurutnya, semangat yang dibangun melalui SEIBA International Festival selaras dengan Program Unggulan Padang Juara dan Smart Surau. Kedua program tersebut tidak hanya mendorong peningkatan akses pendidikan, tetapi juga membangun karakter generasi muda melalui penguatan nilai-nilai keagamaan.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Martin Kustati, menegaskan bahwa SEIBA bukan sekadar agenda tahunan, melainkan platform strategis untuk membangun jejaring akademik internasional yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan institusi pendidikan.
“Kolaborasi seperti inilah yang akan membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk berkembang di tingkat global,” katanya.
Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof. Amin Suyitno, menilai kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Menurutnya, kemajuan teknologi, peningkatan kualitas akademik, dan penguatan nilai-nilai keagamaan harus berjalan beriringan agar mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompetitif sekaligus berkarakter.
Melalui SEIBA International Festival, UIN Imam Bonjol menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pembelajaran, tetapi juga sebagai penghubung kolaborasi global yang membuka akses terhadap riset, pertukaran akademik, dan pengembangan kompetensi lintas negara. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperluas kerja sama internasional menjadi praktik baik yang dapat direplikasi oleh daerah lain sebagai strategi memperkuat kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia di tingkat dunia.(Hms)
Baca Juga :  Fraksi DPRD Sumbar Sampaikan Pandangan Terhadap APBD Sumbar 2025, Wakil Ketua DPRD Evi Yandri: Tahap Awal Penyusunan Ranperda