Maigus Nasir Monitoring Program 3T Smart Surau, Targetkan Lulusan SMP Padang Paham dan Hafal Alquran
Andalaspos,Padang – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memastikan pelaksanaan Program 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz) sebagai bagian dari aktivasi Program Unggulan (Progul) Smart Surau berjalan sesuai tujuan. Melalui monitoring langsung di Masjid Al Marhamah, Kecamatan Padang Barat, Jumat (31/7/2026), Maigus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya mampu membaca Alquran, tetapi juga memahami dan mengamalkan kandungannya.
Kunjungan tersebut berlangsung di tengah antusiasme sekitar 60 pelajar SMP sederajat yang mengikuti pembelajaran Program 3T. Hadir mendampingi Camat Padang Barat Diko Riva Utama, pengelola TQA dan MDTW Masjid Al Marhamah, pengurus masjid, serta elemen masyarakat setempat.
Di hadapan para peserta, Maigus Nasir menegaskan bahwa Program 3T merupakan penyempurnaan kurikulum Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW). Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas bacaan Alquran, memperdalam pemahaman isi kandungannya, sekaligus memperkuat hafalan para pelajar.
“Program 3T merupakan salah satu dari empat aktivasi Smart Surau. Melalui program ini, kami ingin pelajar SMP sederajat tidak berhenti setelah khatam, tetapi terus membaca, memahami, dan menghafal Alquran,” ujar Maigus Nasir.
Menurutnya, keberhasilan Program Smart Surau tidak hanya diukur dari kemampuan membaca Alquran, tetapi juga dari terbentuknya karakter generasi muda yang menjadikan nilai-nilai Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan, Program 3T mulai diterapkan sejak 16 Juli 2026 dan dilaksanakan rutin setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu malam di masjid maupun musala yang memiliki TQA atau MDTW. Rangkaian kegiatan dimulai dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan pembelajaran Alquran hingga selesai salat Isya.
“Target kita, anak-anak tamat SMP tidak hanya benar membaca Alquran, tetapi juga memahami minimal Juz Amma dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah investasi terbaik untuk membangun karakter generasi emas di masa depan,” tegasnya.
Maigus juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembinaan karakter generasi muda tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran keluarga, guru, dan masyarakat menjadi faktor utama agar anak-anak tetap dekat dengan masjid dan Alquran.
“Keberhasilan pembinaan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan agar anak-anak tetap dekat dengan masjid dan Alquran,” katanya.
Selain meninjau pelaksanaan Program 3T, Maigus Nasir turut menyosialisasikan rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan berlangsung pada 6–10 Agustus 2026. Mengusung tema “Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City”, perayaan tahun ini akan menghadirkan berbagai agenda berskala nasional hingga internasional.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HJK sebagai ajang memperkenalkan potensi Kota Padang, mulai dari sektor pariwisata, budaya, kuliner hingga produk UMKM.
“Mari kita sukseskan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Momentum ini bukan hanya perayaan tahunan, tetapi juga ajang mempromosikan pariwisata, budaya, kuliner, serta produk UMKM agar Kota Padang semakin maju dan dikenal di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Maigus Nasir.(**)
