Minggu, 20 Sep, 2026

Walikota Fadly Amran Dorong Pemuda Muhammadiyah Bawa Agenda Nasional ke Sumbar

Bagikan

Andalaspos,Padang – Palanta Kediaman Resmi Wali Kota Padang menjadi ruang bertemunya gagasan dan semangat kader muda Muhammadiyah. Di tempat itu, Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat (Sumbar) digelar, Sabtu (19/9/2026).

Wali Kota Padang Fadly Amran hadir dalam forum tersebut bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP Pemuda Muhammadiyah Najih Prastiyo, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumbar Ade Herdiwansyah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang Eka Putra Buhari, serta jajaran Pemuda Muhammadiyah se-Sumbar.

Bagi Fadly Amran, Rapimwil bukan sekadar agenda organisasi. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk merumuskan rekomendasi yang konkret sekaligus membuka peluang lebih besar bagi Sumbar menjadi lokasi berbagai kegiatan nasional Pemuda Muhammadiyah.

Fadly mendorong Pemuda Muhammadiyah Sumbar agar mampu memperkuat jejaring hingga tingkat nasional. Menurutnya, kekuatan jaringan organisasi kepemudaan dapat menjadi modal penting untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan berskala nasional di Sumatera Barat.

“Selamat atas pelaksanaan Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumbar. Semoga momentum ini semakin memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus melahirkan langkah nyata bagi kemajuan organisasi dan daerah,” ujar Fadly.

Tak berhenti pada agenda organisasi, Fadly juga mengajak Pemuda Muhammadiyah mengambil bagian dalam upaya Kota Padang menuju Kota Gastronomi Dunia.

Ia melihat jaringan Pemuda Muhammadiyah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dapat menjadi kanal promosi untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Sumatera Barat kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kami berharap Pemuda Muhammadiyah ikut mempromosikan kuliner khas Sumbar dan mengajak jaringan Pemuda Muhammadiyah se-Indonesia memperkenalkan kekayaan kuliner daerah,” katanya.

Kaderisasi Jadi Perhatian

Dari forum Rapimwil tersebut, isu kaderisasi turut menjadi perhatian penting. Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Najih Prastiyo menegaskan bahwa Rapimwil seharusnya tidak berhenti pada konsolidasi struktural.

Baca Juga :  Wali Kota Padang Mahyeldi: Bangun Karakter dan Integritas Diri Melalui Pendidikan

Menurut Najih, forum tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat kembali spiritualitas, semangat, dan idealisme kader.

“Rapimwil harus kita maknai sebagai momentum untuk meningkatkan spiritualitas, mengobarkan semangat, dan menyatukan kembali serpihan-serpihan idealisme,” kata Najih.

Ia juga menyoroti potensi kader Pemuda Muhammadiyah Sumbar untuk mengambil peran lebih luas di tingkat nasional.

Saat ini, kata Najih, tiga kader terbaik Sumbar telah bergabung dalam jajaran PP Pemuda Muhammadiyah. Ia berharap jumlah tersebut terus bertambah melalui proses kaderisasi yang kuat.

“Saat ini, tiga kader terbaik Sumbar telah bergabung dalam PP Pemuda Muhammadiyah. Kami berharap jumlahnya terus bertambah melalui kaderisasi yang membentuk kader intelektual, mandiri secara ekonomi, dan kokoh secara spiritual, sehingga mampu mengambil peran strategis dalam kehidupan sosial, kebangsaan, dan bernegara,” ujarnya.

Sumbar dan Jejak Panjang Muhammadiyah

Ketua PWPM Sumbar Ade Herdiwansyah menegaskan bahwa Sumatera Barat memiliki posisi penting dalam sejarah perkembangan Muhammadiyah sekaligus perjalanan kehidupan kebangsaan Indonesia.

Karena itu, keberadaan Pemuda Muhammadiyah di Sumbar tidak hanya diarahkan untuk memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga melahirkan gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita berharap Rapimwil ini melahirkan pemikiran baru serta kontribusi dan saran yang bermanfaat bagi organisasi, daerah, dan masyarakat,” kata Ade.

Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumbar pun menjadi ruang untuk menyatukan arah gerak organisasi. Di tengah tantangan kepemudaan yang semakin kompleks, konsolidasi kader, penguatan spiritualitas, peningkatan kapasitas intelektual, kemandirian ekonomi, hingga perluasan jejaring nasional menjadi bagian dari agenda yang mengemuka.

Dari Palanta Kota Padang, Fadly Amran berharap semangat tersebut tidak berhenti sebagai rumusan di ruang rapat. Ia mendorong Pemuda Muhammadiyah ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah, termasuk memperkenalkan kekayaan kuliner Sumatera Barat melalui jejaring pemuda di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Wako Adakan Pertemuan Dengan Komisaris PT Semen Terkait Situasi di Luki.

Dengan demikian, organisasi kepemudaan tidak hanya hadir sebagai kekuatan kaderisasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari promosi potensi daerah dan penguatan kontribusi generasi muda bagi masyarakat.(**)