Senin, 10 Agu, 2026

BOM Run 2026 Digelar Ikasmantri, Fadly Amran Sebut Event Lari Ini Gerakkan Ekonomi Kota Padang

Bagikan

Andalaspos,Padang – Riuh ribuan langkah kaki menggema dari kawasan Pantai Cimpago, Kota Padang, Minggu (9/8/2026) pagi. Lebih dari 4.000 pelari dari berbagai daerah di Sumatera Barat, luar provinsi hingga mancanegara tumpah ruah mengikuti Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026.

Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara langsung melepas para peserta. Event yang diinisiasi Ikatan Keluarga Alumni SMA Negeri 3 (Ikasmantri) Padang tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.

Bukan sekadar perlombaan lari, BOM Run 2026 dirancang sebagai panggung besar untuk memperkenalkan wajah Padang melalui konsep Sport dan Blue Tourism. Laut, olahraga, budaya, kuliner dan kekuatan komunitas dipertemukan dalam satu perhelatan yang membawa peserta menyusuri sejumlah kawasan ikonik Kota Padang.

Fadly Amran menilai konsep tersebut sejalan dengan semangat HJK Padang ke-357 yang mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.”

Menurut Fadly, istilah Taste of Padang tidak semata-mata berbicara tentang makanan dan gastronomi. Lebih jauh, konsep itu mencakup pengalaman yang lahir dari tradisi, kebersamaan, kekeluargaan, pendidikan hingga semangat masyarakat bergerak bersama membangun kota.

“Taste of Padang bukan sekadar soal rasa di lidah dan gastronomi, tetapi juga tradisi, kebersamaan, kekeluargaan, pendidikan dan semangat bergerak bersama membangun dan memperbaiki kota,” kata Fadly.

Bagi Fadly, BOM Run sekaligus membuktikan bahwa sebuah event olahraga dapat memberikan dampak yang lebih luas. Kehadiran ribuan peserta dan pendamping berpotensi menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari perhotelan, kuliner, UMKM hingga destinasi wisata.

“Dampak ekonomi dari BOM RUN sangat terasa. Di setiap event HJK-357 kali ini, kami juga memasukan program charity untuk membantu masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Padang Tetapkan H.Syafaruddin Sebagai PAW Dari Fraksi Demokrat

Semangat itu membuat BOM Run tidak berhenti pada garis start dan finis. Perhelatan tersebut menjadi bagian dari strategi memperkenalkan Padang melalui pengalaman langsung yang dirasakan para peserta.

Dengan titik start dan finis di kawasan Pantai Cimpago, peserta diajak menikmati karakter Kota Padang dari dekat. Sejumlah rute melewati kawasan Kota Tua hingga Gunung Padang sebelum kembali menuju garis finis.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikasmantri Padang Rahyussalim mengatakan, gagasan BOM Run berangkat dari keinginan untuk mengajak masyarakat kembali melihat kekuatan lain yang dimiliki Kota Padang, yakni laut.

“Gagasan ini adalah gagasan untuk kita menoleh ke laut. Padang punya laut dan kita ingin Padang dikenal tidak hanya makanannya saja, tapi juga keindahan alam wisatanya,” ujar Rahyussalim.

Karena itu, Ikasmantri mengemas BOM Run 2026 dengan konsep Sport & Blue Tourism. Olahraga dijadikan pintu masuk untuk memperkenalkan pesona laut, budaya, kuliner dan kehidupan masyarakat Kota Padang kepada peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara.

BOM Run 2026 mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari 21K, 10K, 5K, Kids hingga kategori Lansia. Keragaman kategori tersebut membuat event ini tidak hanya menjadi arena kompetisi pelari, tetapi juga ruang kebersamaan lintas usia.

“Mengusung konsep Sport dan Blue Tourism, BOM Run 2026 menjadi momentum memadukan olahraga, energi komunitas, pesona laut, budaya, dan kuliner dalam satu pengalaman. Gelaran ini sekaligus memperkuat rangkaian HJK Padang ke-357 sebagai ajang promosi kota di tingkat nasional dan internasional,” kata Rahyussalim.

Kehadiran lebih dari 4.000 pelari menjadi catatan penting bagi penyelenggaraan BOM Run. Jumlah tersebut menunjukkan daya tarik event olahraga berbasis destinasi sekaligus membuka peluang bagi Padang untuk semakin dikenal sebagai kota yang menawarkan pengalaman wisata yang beragam.

Baca Juga :  Sebanyak 42 Pegawai Baru Perumda AM Kota Padang Ikuti Latsarmil di Batalyon Infanteri 133 Yudha Sakti

Bagi Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Fadly Amran, event seperti BOM Run menjadi bagian dari cara baru mempromosikan kota. Tidak hanya melalui slogan, tetapi dengan menghadirkan pengalaman langsung: berlari di tepi laut, melewati kawasan bersejarah, menikmati kuliner dan merasakan keramahan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi, unsur Forkopimda Sumbar dan Kota Padang, jajaran PB Ikasmantri Padang, Kepala SMAN 3 Padang Zahroni, perwakilan sponsor serta unsur terkait lainnya.

Dari Pantai Cimpago, ribuan pelari kemudian bergerak menaklukkan rute yang telah disiapkan. Setiap langkah bukan hanya mengejar catatan waktu, tetapi juga membawa pesan yang ingin ditanamkan melalui BOM Run: Padang memiliki laut, budaya, kuliner dan destinasi yang layak dinikmati dunia.

Momentum HJK Padang ke-357 pun mendapat energi baru. Melalui BOM Run 2026, olahraga tidak lagi sekadar perlombaan, melainkan menjadi medium promosi kota, penggerak ekonomi dan jembatan untuk mempertemukan Padang dengan masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia hingga mancanegara.(**)