Minggu, 30 Agu, 2026

Fadly Amran Ajak Warga Pauh Teladani Rasulullah, Jadikan Padang Sebagai Kota Gastronomi Dunia

Bagikan

Andalaspos,Padang – Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Istiqlal Binuang, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Jumat (28/8/2026). Di tengah peringatan Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW, Wali Kota Padang Fadly Amran tidak hanya mengajak masyarakat mengenang dan meneladani akhlak Rasulullah, tetapi juga memaparkan arah pembangunan besar yang tengah dipersiapkan untuk Kota Padang.

Di hadapan jamaah dan tokoh masyarakat, Fadly Amran menyampaikan perkembangan penanganan sejumlah sungai yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada 2025 lalu. Proyek penanganan tersebut, menurutnya, memiliki nilai hingga triliunan rupiah dan kini telah memasuki tahap tender.

Pemerintah menargetkan pekerjaan pembangunan dapat dimulai pada akhir tahun ini.

Fadly menyadari, aktivitas pembangunan berskala besar nantinya akan berdampak pada kenyamanan dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan. Karena itu, ia meminta dukungan dan pengertian seluruh warga agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar.

“Kami berharap dukungan dari Bapak dan Ibu agar proyek ini dapat berjalan dengan baik. Dalam pelaksanaannya nanti tentu akan ada aktivitas pembangunan yang mungkin mengganggu kenyamanan dan aktivitas masyarakat. Karena itu, kami mohon dukungan dan pengertiannya,” ujar Fadly.

Bagi Fadly Amran, pembangunan Kota Padang tidak hanya berbicara tentang beton, sungai, dan infrastruktur. Pembangunan juga harus dimulai dari kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan, terutama kebersihan kota.

Hal itu menjadi penting seiring langkah Kota Padang menuju cita-cita sebagai Kota Gastronomi Dunia. Fadly menegaskan, wajah kota yang bersih akan menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun citra Padang di tingkat nasional maupun internasional.

Ia mengapresiasi peran masyarakat yang telah ikut menjaga kebersihan. Tahun ini, Kota Padang berhasil menempati posisi kedelapan sebagai kota terbersih di Indonesia.

Baca Juga :  Melalui Dinas Pertanian, Pemko Padang Sosialisasi Cara Pemotongan Hewan Kurban

Namun, Fadly mengingatkan bahwa capaian tersebut bukanlah garis akhir.

“Kami mengapresiasi dukungan seluruh masyarakat Kota Padang. Tahun ini Kota Padang berhasil menjadi kota nomor delapan terbersih se-Indonesia. Namun, capaian ini harus terus kita tingkatkan jika kita ingin mewujudkan Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia,” tegasnya.

Meneladani Empat Sifat Rasulullah

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, lanjut Fadly Amran, harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh umat untuk kembali menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Ia secara khusus mengajak masyarakat mengamalkan empat sifat utama Rasulullah SAW, yakni amanah, tabligh, siddiq, dan fathanah.

Keempat sifat tersebut, menurut Fadly, tidak cukup hanya dipahami dalam ceramah dan peringatan keagamaan, tetapi harus tercermin dalam perilaku, baik di lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Marilah kita meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, yakni amanah, tabligh, siddiq, dan fathanah. Sifat-sifat tersebut hendaknya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat,” ajak Fadly.

Pesan itu terasa semakin kuat karena Tabligh Akbar tersebut juga menjadi ruang pertemuan antara nilai agama, adat, dan pembangunan daerah.

Hadir dalam kegiatan itu Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif, Plt. Kabag Kesra Zul Asfi Lubis, Camat Pauh Yandry, unsur Forkopimca Pauh, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Mak Katik Soroti Peran Niniak Mamak

Sementara itu, penceramah Mak Katik Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto mengangkat pentingnya peran niniak mamak dalam menjaga adat dan membimbing anak kemenakan.

Menurutnya, masa depan generasi muda sangat dipengaruhi oleh keteladanan yang diberikan para pemangku adat dan orang tua. Karena itu, niniak mamak harus hadir sebagai contoh dalam menjaga agama, adat, serta akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Peduli UMKM, Anggota DPRD Sumbar Albert Indra Lukman Ingatkan Masyarakat Manfaatkan Digitalisasi Produk Melalui Perda No.16 Tahun 2019

“Niniak mamak harus menjadi contoh bagi anak kemenakan. Kalau niniak mamak menjaga agama, menjaga adat, dan memperlihatkan akhlak yang baik, insyaallah anak jo kamanakan akan mengikuti. Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, itulah yang harus terus kita jaga dalam kehidupan,” ujar Mak Katik.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat Maulid Nabi yang menempatkan keteladanan sebagai inti peringatan. Rasulullah SAW bukan hanya dikenang melalui sejarah kelahirannya, tetapi melalui akhlak dan nilai kehidupan yang diwariskan kepada umat.

Di Masjid Istiqlal Binuang sore itu, pesan pembangunan yang disampaikan Fadly Amran bertemu dengan pesan moral dan adat yang disampaikan Mak Katik. Keduanya bermuara pada satu harapan: membangun Kota Padang tidak hanya dengan proyek dan infrastruktur, tetapi juga dengan karakter masyarakat yang kuat, lingkungan yang bersih, serta generasi yang tetap berpijak pada nilai agama dan adat.

Bagi Fadly Amran, dukungan masyarakat menjadi fondasi penting untuk menggerakkan seluruh agenda pembangunan tersebut. Sementara semangat Maulid Nabi menjadi pengingat bahwa setiap kemajuan harus berjalan seiring dengan amanah, kejujuran, kecerdasan, dan kemampuan menyampaikan kebaikan kepada sesama.

Dari Masjid Istiqlal Binuang, Kecamatan Pauh, Wali Kota Padang pun kembali mengajak masyarakat bergerak bersama—menjaga lingkungan, mendukung pembangunan, serta menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.(**)