Selasa, 04 Agu, 2026

Perumda Air Minum Padang Bersama HK Bersihkan Lumpur IPA Gunung Panggilun Akibat Banjir

Bagikan

Andalaspos,Padang – Banjir yang melanda Kota Padang menyisakan pekerjaan besar bagi Perumda Air Minum Kota Padang. Tidak hanya merendam sejumlah kawasan, derasnya arus juga membawa lumpur, pasir, bebatuan, batang kayu, dan berbagai material lainnya yang menimbun sumber Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.

Menyadari pentingnya fungsi IPA tersebut, tim HK langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat. Fokus utama pekerjaan adalah menguras endapan lumpur dan membersihkan mulut kanal intake yang tertutup material banjir sehingga aliran air baku menuju instalasi pengolahan dapat kembali normal.

Di lapangan, petugas bekerja tanpa mengenal waktu. Dengan peralatan yang tersedia, mereka mengangkat material yang menyumbat saluran demi mengembalikan kapasitas pengambilan air baku. Kondisi medan yang masih licin dan dipenuhi endapan tidak menyurutkan semangat tim untuk mempercepat proses pemulihan.

Gangguan pada IPA merupakan salah satu dampak paling krusial setelah banjir. Ketika saluran pengambilan air baku tertutup material, produksi air bersih ikut terdampak karena debit air yang masuk ke instalasi pengolahan menjadi berkurang. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kontinuitas pelayanan kepada ribuan pelanggan yang bergantung pada suplai dari IPA Gunung Pangilun.

Karena itu, proses normalisasi dilakukan secepat mungkin. Selain menguras lumpur di mulut kanal intake, petugas juga membersihkan area sekitar bangunan pengambilan air serta memastikan seluruh komponen utama tetap berfungsi dengan baik. Pemantauan terhadap kondisi sungai terus dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila hujan kembali turun dan membawa material susulan dari daerah hulu.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan bahwa pemulihan IPA merupakan prioritas utama agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dalam waktu yang lama.

Baca Juga :  Tahun Depan, Lomba Paduan Suara Mars dan Hymne Partai NasDem Naik Kelas ke Tingkat Sumbar

“Bencana boleh datang tanpa bisa kita cegah, tetapi respons cepat adalah komitmen yang harus kami tunjukkan kepada masyarakat. Sejak kondisi dinyatakan aman, tim langsung bergerak membersihkan lumpur dan material yang menutup intake agar pasokan air baku ke IPA Gunung Pangilun dapat segera pulih. Setiap menit yang kami hemat dalam proses normalisasi berarti semakin cepat pula pelayanan air bersih dapat kembali dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Adhie menambahkan, pekerjaan yang dilakukan bukan sekadar membersihkan lumpur, melainkan menjaga keberlangsungan salah satu layanan dasar yang dibutuhkan masyarakat setiap hari.

“Di balik air yang mengalir ke rumah-rumah pelanggan, ada dedikasi petugas yang rela berjibaku dengan lumpur, arus sungai, dan sisa-sisa bencana. Mereka bekerja bukan hanya memperbaiki fasilitas, tetapi memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Kami memohon doa dan dukungan seluruh pelanggan agar proses pemulihan berjalan lancar dan distribusi air bersih segera kembali normal,” tutupnya.(**)